Berita

    Featured Image

    Ketahui Penyebab & Dampak Buruk Dari Kebocoran Cairan Power Steering

    Kebocoran cairan power steering menjadi salah satu momok yang ditakuti pemilik kendaraan. Bila melihat fungsi yang dimilikinya, power steering berfungsi agar mempermudah pengendara melakukan manuver ketika memutar stir. 

    Dengan adanya power steering pengendara tidak akan mengeluarkan tenaga terlalu banyak. Komponen power steering sendiri berlokasi di bagian setir mobil. saat power steering bocor, laju kendaraan menjadi kurang nyaman. 

    Lantas, apa yang menjadi penyebab kebocoran ini? bagaimana cara mengatasinya? 

    Penyebab Kebocoran Cairan Power Steering

    Berikut berbagai penyebab bocornya cairan power steering, antara lain:

            1. Pelindung di Steering Rack Bocor

    Salah satu penyebab bocornya power steering adalah seal yang berada di steering rack mengalami kebocoran. Bila komponen seal retak, power steering akan bermasalah. 

    Agar dapat mengatasi masalah ini, pastikan melakukan pengecekan ketika menyalakan mesin. Bila perlu, sebelum menggunakan mobil, belokan stir ke arah kanan dan kiri. Saat terjadi kebocoran, hal ini menandakan bagian seal rack mengalami masalah. 

            2. Selang Power Steering Retak

    Bila terlalu banyak menerima panas mesin, nantinya selang power steering juga akan mengalami masalah. Bukan hanya itu, usia penggunaan yang lama juga dapat menjadi penyebab selang power steering rusak dan akhirnya pecah. 

    Ketika selang pecah, umumnya ditandai dengan munculnya rembesan yang berbentuk tetesan yang sedikit, bahkan seperti tidak terlihat. 

            3. Ball Joint Rusak

    Kebocoran cairan power steering juga dapat disebabkan karena kerusakan yang terjadi di ball joint. Ball joint sendiri adalah komponen yang memiliki tugas sebagai penghubung bagian arm dengan steering.

    Bila ball joint mengalami kerusakan, pastikan untuk segera menggantinya dengan komponen baru. Hal tersebut dilakukan agar power steering tetap dapat bekerja dengan maksimal serta tidak terasa berat. Selain itu hindari menunda melakukan penggantian ball joint, agar power steering tidak menjadi berat. 

            4. Baut Rack Pinion Dipasang Kurang Tepat

    Bukan hanya disebabkan karena komponen yang mengalami kerusakan, kebocoran power steering ini juga dapat disebabkan karena kesalahan dalam penyetelan. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah pemasangan bagian rack pinion yang kencang.